they are leaving

satu per satu orang mulai meninggalkan raja ampat. sebagian karena alasan keluarga yang sudah terlalu lama ditinggalkan, sebagian karena dipecat. jadi sepiiiiiiii ….. walaupun pekerjaan dan drama enggak pernah absen. jadi kapan giliranku? aku masih di kontrak sampai juni. tp situasi tetap kisruh krn orang-orang ‘iseng’ sudah membuat semua surga ini jadi neraka. luka yang ditimbulkan belum sembuh dan pasti akan berbekas. ini saja sudah tidak bagus untuk jiwaku (skrg makin sering memaki … hiks hiks). selain itu ternyata tidak ada budget dari donor untuk programku, tapi masih cukup utk bayar gajiku. pada saat ini hanya satu yang bisa membuat ku masih bertahan: masih banyak sekali raja ampat yang belum kutelusuri. yah itulah aku … enggak bisa memutuskan.

bekerja dengan alam itu menyenangkan, bekerja dengan manusia itu yang membuat kepala berasap. makin lama makin skeptic. apakah begini sikap manusia? kalau iya, buat apa tuhan membuat yang namanya nurani? ah … banyak sekali cerita buruk disini. kalau cerita bagus sudah basi …  sudah terlalu banyak media yang menayangkan.

my black sea cucumber, my free ojek driver, my diving instructor, my buddy is leaving too … ah so sad …

Leave a comment »

dilemma

if you find that my previous entries and possible future entries sound similar, please just accept it … i really need to vent out … to brag about the stupid people, the snob ass and all these painful-head-ache situation.

now what should i write? where to start?

this is the major PROBLEM at my office. COMMUNICATION. i got my laptop back after a whole f*****g month sitting and collecting dust at someone desk in jakarta. c’mon man. you said it yourself, you only needed to reinstall the windows.  in the beginning, i checked with jakarta’s office every other day. but i became so annoyed and stopped asking. little did i know, that my precious laptop is collecting dust in jakarta, and the reason was because they would like to send it together with other computers. damn … why can you just tell me that from the very beginning? i know it is expensive to send stuff from jakarta to here, but i could talk to my boss and im sure he will approve this extra cost. now …   im 1 month late in submitting my report (due 15th Nov) which also means that i have not get my salary since oct … im basically late in all my work, and HATE to think that i have to spend my Christmas doing all this s**t. mr IT, i appreciated all you’ve done, but please communicate.

hey, are you going to be around the city on 26? why? well, because i need to discuss some bla bla bla blah … mr, it is chrismas holiday for god’s sake. i know you are cute (*drooling*) but do you think im stupid enough to have meeting on christmas holiday? i prefer spend my boring life in my bed watching dvds.

i love FBing. i think i spend my boring life on FB. but i hate it when people post all these ridiculous updates that have tendency of causing some more problems in “hell” because misinterpretation by some idiots. if you have something to say, just say it out loud … dont use alien Morse code. if you want war, just declare it; if you want to punch someone, do it already … unfortunately, because of my sentimental side i just could not delete these people from my friend list. no matter how stupid they are … they are still MY so-called friends.[of course im using alien Morse code in my blog ... but this blog is not as public as FB]

a couple of days ago, a friend and i were discussing why we become so bitter, sarcastic, angry all the time. we as us who is not originally from here. living, working, spending your time in this remote area is the reason. entertainments are so limited. you spend most of your time with similar people, similar surrounding, in this small space. you are suffocated.  you cant escape. where do you want to escape when ticket price to get out from this place is extremely expensive. even internet access and tv cable cant help you. i think the big boss should start to think about this, because im sure in the next 2 years, we are going to be the trouble makers that would turn this place up side down [just like some senior people that are doing it now and causing some hell situation]. in the next 2 years, every small thing will for sure trigger the angry fuse. so why do i stay then? because i still have a little tiny faith in what im doing, although im running out of it. and i have some goals that i still want to achieve while im here. i have people that are counting on me. another 6 months … another 6 months to decide if i can endure it much longer … maybe new proposition will lift up my spirit again?

Leave a comment »

drama queen

why everybody becomes so mean? if you dont or cant find your happiness here, then you should find it somewhere else. if you cant find the reason for staying, then just leave already. dont you guys understand that every words that come out from your mouth is just like poison these days? dont you guys realize how many (innocent) people are hurt? dont give us that bullshit that “because we are friends then we can use harsh words”.

i was shocked when i heard what YOU said over the phone. come on girl, i thought YOU are one of the ‘wise guy’. apparently im wrong. apparently YOU are the same. im gonna miss YOU for sure. i do hope YOU find what you are looking for, even if it means living in the pit holes (im being mean here). 

Big Bs, dont you guys ever think that we are not disappointed at you guys. you should know better. we are very dedicated but not slave for sure. you should be around more. excuses … excuses …

Leave a comment »

just GO …

what will you do if you dont like the place you work for. if you feel that everything is wrong. isn’t it  better if you just RESIGN and LEAVE? you will do that if  you are MATURE enough.  you dont have to write email with harsh word like “fuck” and circulate it around your colleagues and bosses right? this is just to show how immature you are. 

friends, if you dont like it here … just GO …. all of us have/had problem(s) with the office, but some of us still believe in what we do, please just leave us alone. I do hope you can sleep at night … and I hope karma doesnt catch you … (yeah right *evil grin*)

Leave a comment »

kala nuraniku mati

Suara rombeng berkoar-koar
Merobek nurani

Orang ‘bodoh’ makin dibodohi
Seribu provokasi ditembakkan
Seperti orang kalap

Kupeduli … dulu …
Menghabiskan waktu dan pikiran tuk membuka mata
Namun semua menutup …  mata … hati … telinga
Buka lah mata mu kawan
Mereka layaknya pencuri
Mengambil tanpa permisi
Barang … uang … nurani … dan otakmu
Dengan dalih …”itu untukmu kawan”

Sekarang … masa bodoh …
Carilah selamatmu sendiri ‘kawan’
Gunakan kepalamu
Karena disitu letak otak, bukan di mulut atau dengkulmu

Ingatlah … kau akan menuai apa yang kau tanam
Mungkin tidak hari ini, tidak juga besok
Namun suatu saat pasti

Leave a comment »

Indonesia … I [am not so in] LOVE [with] YOU

Siapa sih yang enggak tahu kalau Indonesia masih perlu banyak belajar untuk open-minded? Untuk menerima kritik dengan lapang dada? Untuk membawa kritik menjadi sesuatu yang berguna? Bahwa kritik itu merupakan salah satu guru terbaik untuk ber-refleksi?

Seorang teman memasang status di FB mengenai hasil pertemuan yang baru di hadiri dengan dinas2. Tentu saja status ini mengundang banyak comment [termasuk aku]. Nah ternyata terjadi kehebohan. Singkat cerita teman memutuskan menghapus status tsb.

Kalau memang info di status itu salah, kenapa enggak ada orang dinas yang komentar? Yang klarifikasi? Kalau perlu langsung di status itu. Salah satu tugas kita sebagai masyarakat atau NGO kan untuk jadi partner dengan pemerintah. Kalau yang satu salah jalan, yang lain akan jadi teman untuk nunjukin jalan yang benar. Kalau jalan yang ditempuh salah, bukan berarti juga teman akan ninggalin kan? Tapi kalau salah jalan terus, dan enggak mau ngubris … akan jadi apa negara ini?

=======================================================================================

Sebenarnya rasa nasionalismeku hanya sedikit banget. Sebagian besar memang disebabkan karena aku orang minoritas yang sampai detik ini pun masih diwanti-wanti untuk jaga kelakukan oleh orang tuaku. Kalau perlu enggak terlalu banyak ngomong, dll, dll. Tapi terus terang saat ini aku benar2 mulai mencintai Indonesia. Benar2 menyadari betapa murah hati nya Tuhan dengan Indonesia. Tapi itu dalam konteks alam Indonesia. Kalau manusianya? Perasaan ku dengan sesamaku masih sama seperti dulu, bahkan sekarang lebih skeptik.

Tapi ya itu … cintaku terhadap indonesia membuatku enggak tega melihat otak2 busuk dan tangan rakus menjarah Indonesia tanpa hati nurani. Apa dong bedanya Indonesia sewaktu masih dijajah Belanda dan sekarang? SAMA SAJA. Dulu pembodohan dilakukan bangsa asing, sekarang dilakukan oleh saudara kita sendiri. Dan tentu saja sekarang lebih menyakitkan.

=======================================================================================

Kemaren teman bertanya, apakah aku mau kalau bekerja untuk perusahaan tambang/minyak. Dengan pasti aku menjawab MAUUUUU BANGET.  Dia bertanya kembali, apakah enggak ada pertentangan dengan hati nurani? Aku jawab, kalau dulu mungkin iya, sekarang sama sekali enggak. Dulu aku bekerja untuk idealisme ku. Namun apa yang ku dapat? Kekecewaan. Saat ini aku masih berusaha utk bekerja dengan baik masih di jalur idealisku, dan apa yang ku dapat? Kekecewaan lagi. Kekecewaan melihat bahwa Indonesia makin terpuruk. Kalau dulu aku melihat kepurukan di level pusat, saat ini di level daerah dan bahkan sampai grass root. Memang tidak bisa mengeneralisasi semuanya. Namun in reality, kekecewaan yang kutemukan terlalu besar. Yang jelas aku memang egois, aku mau mencari kebahagianku. Aku serasa meninggalkan semua chaos untuk mencari ketenangan pikiran. Tapi kurasa, it is time for me to be very selfish. To think about my own sanity [at least].

Inilah yang aku kulakukan sekarang. Memikirkan apa yang pantas dipikirkan. Tapi bukan berarti aku akan sama sekali tidak peduli. Read the rest of this entry »

Comments (2) »

stupidity or ignorance?

or maybe both … being stupid and ignorant … sigh …

tau dong kalau speedboat itu modal transportasi kita kerja disini. makanya jangan heran kalau kantor kita punya cukup banyak speedboat (namun yang 1 udh tewas dr jaman kuda, namun belum juga dibenerin … kebayang banyak nya uang yg dihabiskan untuk beli itu speed, dan tetap membayar asuransi tapi gak pernah dipake … stupid and ignorant?). jd kalau kita ada keperluan dan perlu speed, we just need to fill out the boat request form and the rest is someone’s job to follow it up (mengirimkan itu boat request ke bos speed, memastikan ada BBM, memastikan speed layak jalan, dll). jadi kita orang program udh gak hrs ngurusin tetek benget yg lain … ah we are trully in heaven if that  happens …  but of course hal ini gak pernah terjadi.

sudah 2 kali temen terjebak di tengah laut (2 hari berturut2) karena: filter speed lepas, BBM kotor. akhirnya dr tengah laut balik lagi ke kantor. kebayang banyak nya BBM yg terbuang percuma hanya untuk bolak balik ke tengah laut? padahal kita bekerja untuk kantor konservasi … its embarrassing … (stupid and ignorant?)

sudah memasukkan boat request jauh2 hari utk pemakaian speed hari senin. apa yang terjadi?  our love letters:

[17:38] Miss, aku pake speed apa hr senin? (gak ada jawaban)

[15:51] Miss, tolong dong speed request ku dikasih ke bos speed. kita udh ikut prosedur tp kamu enggak. gimana nih?

[17:59] Sudah kasih tadi. Logistik udh dibeli oleh CCC apa lagi?

[18:12] Tadi aku telp bos speed. dia blg gak ada speed request dr aku. aku gak titip logistik ke CCC.

[........ ] bla bla blah … logistik itu utk kru kapal … bla bla bla bla (tentu saja pada hari keberangkatan tidak ada logistik apapun yang disediakan, dan waktu aku confirm si miss ini malah balik menyalahkan aku)

[18:18] Speed AAA lagi diatur waktunya sama skippernya krn kita punya skipper bbrp saja. Speed BBB belum jadi2 krn barang terlambat. Yg pastinya jalan. Hanya kita lagi koordinir semua. kalau hari H nya tidak jalan baru complain. (boleh gak ya aku analogkan: udh mau tenggelem di laut krn gak ada life vest, lalu baru complain?)

[18:25] Tetep saja. speed request harus ada di bos speed baru dia bisa atur speed dong. gimana mau koordinasi kalau bos speed aja gak tau ada yang mau pake speed. eniwei, tadi aku udh bicara dengan bos speed. pengalaman kemaren kan bos speed jg gak tau aku mau pake speed. pd hari H terpaksa harus dibatalkan. kalau trip jalan2 gak apa. tp aku udh malu dengan kepala dinas karena selalu membatalkan perjanjian krn alasan speed.menunjukkan betapa tidak bisa dipercayanya kantor ini.

PS: kalau ini sih totally STUPIDITY-nya si miss …

di speed enggak ada life vest, enggak ada jangkar, gak ada kompas tapi speed teuteup di assign untuk jalan (tentu saja aku baru tau waktu speed udh mau dipake buat pulang) … keliatan sekali kan kalau mereka enggak peduli dengan nyawa2 kita yg dilaut? … (stupid and ignorant?)

BBM enggak cukup, alasannya tidak ada dirigen kosong untuk nampung BBM. dan tentu saja aku baru tahu krn dimintai duit utk beli BBM sewaktu perjalanan mau pulang …  (stupid and ignorant?)

speed udh mau jalan tapi ternyata tidak ada oli dan kita yang hrs teriak2 untuk cari oli …. (stupid and ignorant?)

nah udah bisa menarik kesimpulan sendiri kan ya???


Comments (2) »

when am i gonna learn?

it’s supposed to be a great day for me, but as usual when i put my hope up high in the sky, i always get disappointed … and it seems that i never learned.

Comments (1) »

i hate (but need) lion

lion air emang nyebelin … tapi dibutuhin juga … tapi tetep nyebelin.

kalau terbang pake lion air dari sorong atau kembali ke sorong sudah 6 bulan terakhir ini, bagasi kita selalu ditinggal di kota lain. alasannya pesawatnya over load … tp kok bisa ya? kan mereka nimbang berat barang. kalau cuma ditinggal sekali2 sih enggak apa, tapi ini kayaknya setiap trip yang aku atau temen2ku ambil deh. emang sih 2 hari kemudian barang dikembalikan. tapi makanan udah busuk dong.

nah ini kejadian lain. aku ngebatalin flight yang sudah kubayar dengan kartu kredit. sudah ada surat keterangan dr lion sorong, namun enggak tau gimana mereka ternyata tidak memberitahu kepada pihak lion jakarta untuk proses refund. dan aku baru sadarnya berbulan2 kemudian. aniwei, setelah diurus dan minta konfirmasi ke kantor jakarta, aku di sepa’in oleh devi dari bagian refund. ihhh … nyebelin deh, mau ta’ pites mbak devi ini. yah emang orang indonesia itu ramah2 ya … (mulai men-generalisisasi nih).

jadi sekarang mau beli tiket balik ke sorong … lion lagi deh … hiks hiks

Leave a comment »

?

why all the good and not so bad looking guys are taken? :P

Leave a comment »